Tampilkan postingan dengan label Ternak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ternak. Tampilkan semua postingan

Panduan Lengkap Beternak Ayam Layer

April 18, 2017 Add Comment
Bisnis rumahan beternak ayam layer tertujuan untuk mendapatkan telur dari ayam tersebut. Ide usaha kreatif ini adalah salah satu usaha rumahan yang menjanjikan. Kita bisa menjual telur ayam layer secara umum untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Bisnis ini adalah salah satu peluang usaha rumahan di desa. Namun saat ini ternak ayam layer juga banyak dikembangkan di perkotaan.

Panduan Lengkap Beternak Ayam Layer

gambar diambil darihttp://www.icar.org.in

Untuk memulai bisnis rumahan ini, kita harus memahami beberapa hal tentang ayam layer. Ayam layer betina bisa menghasilkan telur ketika mereka sudah dewasa. Ayam betina ini akan mulai bertelur pada usia 18 minggu. Dan mereka akan terus bertelur hingga usia 78 minggu. Untuk tujuan produksi telur, kita bisa mendapatkan induk telur layer dimana saja.

Jenis jenis ayam layer

Ada dua jenis ayam layer betina yang bisa kita pilih untuk ternak dan menghasilkan telur seperti dibawah ini.
1.     Ayam layer betina putih
Jenis ayam layer ini memiliki kerang telur berwarna putih, memiliki ukuran yang kecil.
2.     Ayam layer  betina  kecoklatan
Jenis ayam layer betina ini ukurannya lebih besar, mengkonsumsi lebih banyak makanan dan cangkang telur berwarna kecoklatan.

Memilih ayam  layer betina

Kita harus mendapatkan beberapa informasi penting sebelum kita memilih ayam layer betina untuk menjalankan bisnis rumahan ini. Kita harus memilih beberapa bibit ayam yang bisa memberikan hasil maksimal untuk bisnis ini. 

Beberapa pertimbangan memilih ayam layer betina
1.     Untuk produksi telur kita harus memilih ayam betina yang berkualitas
2. Masing-masing ayam layer betina memiliki kemampuan yang berbeda dalam memproduksi telur
3.     Pilih bibit ayam yang mampu menghasilkan telur berkualitas
4.     Pilih perusahaan terbaik yang menyediakan ayam layer betina
5.     Pilih ayam yang sehat

Memelihara anak ayam layer

Selama minggu pertama setelah anak ayam lahir, kita akan melihat sebagian besar anak ayam tidak mau minum. Hal ini disebabkan karena mereka melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain (dari tempat produksi ke kandang ayam kita).
Trus gimana dengan bisnis rumahan saya mbak kalau anak ayam nggak mau minum, nanti bisa mati???

Tidak... kita harus mengatasinya dengan membuat sistem air untuk memudahkan anak ayam minum pada kadang mereka. Setelah itu kita bisa membantu mereka untuk minum air. Campurkan sedikit gula pada air minum ayam agar mereka mendapatkan energi. Selain itu, kita juga harus memberikan multivitamin  yang dicampurkan pada air minum.
Sekalipun terlihat agak ndeso.. namun jangan salah, ternak ayam adalah salah satu usaha rumahan yang lagi trend. Bisnis rumahan ini banyak diminati oleh masyarakat perkotaan, lho J..

Oya, jangan lupa kita juga harus memberikan vaksinasi pada anak ayam. Program vaksinasi ini   membantu mereka terhindari dari berbagai penyakit. 

Beberapa keuntungan vaksinasi anak ayam diantaranya:
  1. Vaksinasi tepat waktu akan melawan berbagai penyakit yang bisa menyerang tubuh anak ayam 
  2. Membantu ayam betina terbebas dari berbagai penyakit 
  3. Mengurangi angka kematian ayam 
  4. Meningkatkan produksi telur dan meningkatkan keuntungan

Tips vaksinasi
  1.  Berikan vaksinasi pada musim dingin 
  2. Pegang anak ayam dengan hati-hati 
  3. Vaksinasi dengan santai 
  4. Hindari memberi vaksinasi pada ayam betina yang sakit 
  5. Setelah vaksinasi, bersihkan peralatan vaksinasi dengan air panas atau antiseptik

Menjaga pertumbuhan  ayam

Pertumbuhan anak ayam hingga menjadi ayam betina yang siap bertelur harus kita jaga. Peluang usaha rumahan di desa ini bisa memberikan penghasilan jutaan bahkan puluhan juta rupiah jika kita bisa menjaga pertumbuhan ayam dengan baik.

Beberapa  hal penting menjaga pertumbuhan ayam diantaranya.
  1. Kita harus menjaga kesehatan anak ayam secara ekstra  hingga usia mereka 5 bulan agar tidak terjadi kematian. 
  2. Berikan anak ayam makanan yang mengandung gizi yang dibutuhkan mereka. Dengan makanan bergizi maka akan tumbuh ayam yang sehat dan menghasilkan telur berkualitas.

Produksi telur

Produksi telur untuk dijual tergantung dari manajemen yang kita jalankan. Artinya, jika kita menjalankan bisnis rumahan ini dengan baik maka kita bisa mendapatkan hasil yang baik juga. Jika kita menjaga anak ayam dan memeliharanya dengan baik, maka akan menghasilkan ayam betina yang mampu menghasilkan telur berkualitas dan dalam jumlah banyak.

Beberapa hal penting dalam produksi telur diantaranya:
  1. Sekitar 5% dari ayam layer betina akan bertelur setelah usia mereka 5 bulan
  2.  Ayam layer akan menghasilkan telur cukup banyak saat usia 6 bulan hingga 8 bulan 
  3. Setelah menghasilan telur, ayam akan berhenti bertelur dalam beberapa hari, setelah itu mereka akan menghasilkan telur dalam jumlah sedikit 
  4. Ukuran telur ayam berangsur-angsur bertambah
  5.  Ayam betina akan bertambah hingga usia mereka 13 bulan.

Dengan penanganan yang tepat, kita bisa mendapatkan hasil maksimal dari ternak ayam layer. Binsis rumahan ternak  ayam layer adalah salah satu bisnis yang menjanjikan saat ini. 

Jadi, tidak ada salahnya jika kita mencoba usaha rumahan yang lagi trend ini.

Panduan Bisnis Ternak Kelinci Bagi Pemula

April 17, 2017 Add Comment

panduan beternak kelinci

gambar diambil dari http://static.fairfaxrural.com.au

Anda ingin memulai bisnis rumahan tapi bingung bisnis apa yang harus dipilih? Atau Anda ingin mendapatkan ide bisnis yang bisa dikerjakan di rumah?

Okey... saatnya kita memulai bisnis yang menguntungkan, menyenangkan dan bisa menjadi sumber penghasilan kita setiap bulan. Disini kita akan membahas bagaimana memulai beternak kelinci. Ide bisnis rumahan ini adalah salah satu bisnis yang mampu mensuplai kebutuhan makanan bagi masyarakat. Kelinci adalah salah satu konsumsi masyarakat kita yang lezat dan bergizi tinggi.

Tak heran jika saat ini permintaan daging kelinci sangat tinggi dan terus berkembang. Ini artinya, kita bisa memanfaatkan peluang bisnis satu ini untuk menghasilkan uang tanpa harus meninggalkan rumah. Bisnis rumahan satu ini juga tergolong sangat mudah dijalankan bahkan bagi pemula. Ada banyak sekali keuntungan yang kita dapatkan ketika memilih bisnis ini. 

Banyak masyarakat yang membutuhkan daging kelinci karena daging binatang satu ini sangat bernutrisi dan baik untuk kesehatan manusia. Kelinci bisa tumbuh dengan cepat dan setiap kelinci betina mampu melahirkan anak sekitar 2 hingga 8 ekor anak kelinci setiap waktu. Dibandingkan bisnis rumahan lain, memelihara kelinci sangat minim biaya. Apalagi soal makanan kelinci, kita bisa memberi rumput dan wortel saja, kelinci bisa tumbuh sehat.

Keuntungan beternak kelinci
Ada cukup banyak keuntungan bagi kita dengan beternak kelinci. Kita bisa membuat bisnis rumahan yang menjanjikan dengan memelihara kelinci. Dibawha ini adalah beberapa keuntungan memilih bisnis ternak kelinci.

1.     Pertumbuhan kelinci sangat cepat
2.     Makanan kelinci harganya sangat terjangkau
3.     Kita bisa mendapatkan anak kelinci dari satu induk sekitar 2 hingga 8 anak kelinci
4.     Biaya produksi sangat rendah namun keuntungan yang didapatkan tinggi
5.     Banyak orang yang membutuhkan daging kelinci
6.     Kelinci sangat mudah perawatannya dan tidak mudah sakit
7.     Ternak kelinci bisa dikerjakan sendiri atau tanpa harus merekrut karyawan
8.     Selain dijual, kita juga bisa memberikan kebutuhan nutrisi keluarga dari daging kelinci

Bagaimana memulai ternak kelinci
Kelinci adalah binatang kecil yang sangat mudah perawatannya sehingga kita bisa lebih mudah mencari lahan untuk beternak. Sekalipun demikian, kita tetap harus membuat rencana bisnis. 

Dibawah ini beberapa panduan bagaimana kita memulai bisnis rumahan ternak kelinci.

Step 1        Memilih lahan
Langkah pertama adalah kita memilih lahan untuk membuat kandang kelinci. Tak perlu bingung, kita bisa memanfaatkan lahan di sekitar rumah untuk membuat kandang kelinci. Kita bisa membuat kadang kelinci dekat dengan kandang ayam, atau menempatkannya di pekarangan rumah.

Step 2        Memilih jenis kelinci
Ada banyak sekali bibit atau turunan kelinci yang bisa kita pilih. Masing-masing negara memiliki beberapa pilihan bibit atau turunan kelinci misalnya kelinci New Zealand hitam, kelinci New Zealand putih dan lainnya. Untuk memilih bibit, kita bisa memilih yang tersedia di sekitar kita.

Step 3        Metode beternak kelinci
Kita bisa memilih dua metode dalam beternak kelinci diantaranya memelihara kelinci di tumpukan sampah yang kita buat atau kita bisa memeliharanya di kandang. 

Membuat rumah beton dengan tumpukan sampah
Maksud dari tumpukan sampah ini adalah kita membuat lantai beton untuk membuat tumpukan sampah. Buat sekitar 4 hingga 5 inchi sekam, jerami atau serutan kayu. Kita bisa menempatkan sekitar 30 kelinci untuk satu rumah beton. 

Untuk cara ini, kita harus bekerja ekstra karena cara ini sangat berisiko tinggi. Risikonya adalah kotoran kelinci sulit dibersihkan karena bercampur dengan jerami atau sampah. Dengan begitu kita harus benar-benar menjaga kebersihan kandang kelinci.

Sistem kandang
Untuk bisnis rumahan komersial, kita bisa memelihara kelinci melalui kandang. Kita menempatkan kelinci dalam jumlah tertentu pada masing-masing kandang. Dalam satu kandang terdapat tempat makan dan minum. Sistem kancang modern ini sangat bermanfaat untuk menghasilkan lebih banyak anak kelinci. 

Sistem kandang ini juga jauh lebih bersih dan sehat sehingga kelinci bisa terhindar dari berbagai penyakit. Dengan sistem kandang ini kita bisa lebih mudah mengelola kelinci.

Step 4        Makanan
Agar bisnis rumahan ini memberikan hasil maksimal, kita harus memberikan kelinci makanan sehat setiap hari. Kita harus memperhatikan nutrisi kelinci berdasarkan umur dan jenis kelinci yang kita pelihara. Untuk kelinci dewasa, mereka membutuhkan sekitar 2.700 kalori / kg, 18% protein kasar, 14% serat dan 7% mineral. Selain itu, kelinci juga membutuhkan rumput hijau, bayam, wortel dan sayur yang dibuang. 

Step 5        Pembiakan
Pada umumnya, kelinci menjadi dewasa dan siap untuk berkembang biak pada usia 5 hingga 6 bulan. Untuk pembiakan, pilih kelinci jantang yang usianya lebih dari 1 tahun. Sedangkan kelinci betina bisa berumur di atas 6 bulan. Pilih juga kelinci betina yang sehat dan memiliki tubuh yang ideal. 

Selama masa membiakkan, berikan kelinci nutrisi yang lengkap dan sesuai kebutuhannya. Masa kehamilan kelinci sekitar 28 hari hingga 31 hari dan setiap masa kehamilan kelinci bisa menghasilkan lebih dari 2 anak kelinci.

Step 6        Penjualan
Untuk menjual kelinci, hal ini bukanlah semudah kita menjual sayur atau buah. Kita harus memiliki strategi tersendiri jika pemilih peluang bisnis rumaha ini. kita harus menentukan terlebih dulu dimana pasar yang cocok untuk menjual kelinci. Kita bisa memilih pasar lokal atau dekat rumah dan juga mempromosikannya melalui sosial media.

Untuk promosi di sosial media, kita bisa mempertimbangkan jangkauan promosi. Jika bisnis kelinci kita hanya kecil-kecilan, pilih saja target promosi di sekitar tempat tinggal kita.

Ternak kelinci adalah salah satu peluang bisnis rumahan yang mudah dijalankan, apakah Anda tertarik ingin memulai bisnis ini?

Panduan Lengkap Bisnis Ternak Ayam Bagi Pemula

April 16, 2017 Add Comment
Peluang bisnis rumahan seperti halnya ternak ayam kini menjadi salah satu bisnis yan menjanjikan. Ayam adalah salah satu usaha rumahan yang menjanjikan, mengingat setiap hari banyak yang mengkonsumsi daging dan telur ayam.  Mungkin dulu hanya beberapa orang saja yang ingin memulai bisnis ternak ayam. Padahal  peluang usaha rumahan satu ini bisa memberikan keuntungan besar.

Dengan beternak ayam, kita bukan hanya bisa menambah penghasilan namun juga menyediakan kebutuhan masyarakat setiap hari. Dengan modal kecil pun, kita tetap bisa memilih bisnis rumahan satu ini. Dan untuk memulai beternak, Anda bisa mengikuti beberapa panduan dibawah ini.

Step 1        Siapkan modal
Bisnis rumahan ternak ayam adalah bisnis dengan investasi dimana kita harus menyiapkan beberapa alat untuk memulainya. Kita bisa menyiapkan modal yang kita ambil dari uang pribadi atau meminjam dari bank. Modal tersebut akan kita gunakan untuk membeli bibit ayam, membeli pakan ayam, membuat kandang dan lainnya.

Namun, jika kita pemula, kita bisa memilih modal yang minim. Kita bisa menyiasati agar modal yang kita keluarkan untuk menjalankan usaha rumahan ini lebih kecil, misalnya menggunakan lahan di sekitar rumah untuk pembuatan kandang ayam.

Step 2        Tipe usaha
Langkah kedua adalah memilih tipe usaha kita, apakah kita ingin menjual daging ayam atau telurnya saja. Kita bisa memilih ayam broiler jika untuk menghasilkan daging sedangkan ayam layer untuk menghasilkan telur. Selain itu, kita juga bisa memilih usaha lain seperti menjual bibit ayam ataupun menjual pakan ayam.

Sebelum memulai ternak ayam, kita memang harus menentukan tujuan produksi dari bisnis rumahan ini. Dengan menentukan tujuan tersebut, kita jauh lebih mudah untuk mempersiapkan rencana bisnis. Tidak semua tipe bisnis ternak ayam memiliki rencana yang sama. 

Step 3        Pilih lokasi peternakan
Kita membutuhkan lokasi yang digunakan untuk beternak, kebanyakan ternak ayam banyak dijalankan dipedesaan. Hal ini karena ide bisnis rumahan ini membutuhkan lahan untuk membangun kandang. Memilih lokasi yang peternakan adalah hal yang sangat penting.

Kita harus memilih lokasi yang memiliki fasilitas dan nyaman untuk beternak ayam. Jika kita berada di kota, kita tetap bisa memulai bisnis rumahan ini dengan cara memilih lahan yang jauh dari rumah warna atau memilih lahan yang murah untuk membuat kandang ayam. Tapi, jangan terlalu jauh dari kota karena kota adalah target penting dari produksi ternak kita. 

Pertimbangkan juga transportasi menuju peternakan dan faktor lingkungan. Jika lingkungan tidak aman, tentu kita harus mempertimbangkannya. 

Step 4        Konstruksi kandang
Setelah kita memilih lokasi untuk memulai ide bisnis rumahan ini, kita harus membuat konstruksi kandang untuk bibit ayam atau induk ayam. Ada tiga jenis kandang ayam yang bisa kita pilih diantaranya extensif, semi intensif dan intensif. Untuk produksi komersial, kita bisa memilih kandang sistem intensif.

Step 5        Siapkan alat
Langkah berikutnya adalah menyiapkan alat untuk memulai ternak ayam. Sekalipun bisnis rumahan ini terlihat sederhana, namun untuk hasil maksimal kita harus mempersiapkan berbagai hal dan salah satunya adalah alat. 

Beberapa alat yang dibutuhkan diantaranya;
·        Tempat makan
·        Tempat air
·        Kandang
·        Sarang
·        Balok kayu
·        Inkutabor
·        Trai telur
·        Lampu penerangan
·        Sistem ventilasi
·        Sistem pembuangan

Step 6        Pekerja
Jika kita memulai bisnis rumahan ternak ayam dengan jumlah ayam sekitar 200 hingga 500 ayam, kita bisa mengatur bisnis ini sendiri dengan mudah. Namun, jika rencana kita membuat ternak ayam lebih dari 500 ayam, maka kita bisa mempekerjakan karyawan untuk membantu pekerjaan kita.

Step 7        Memesan anak ayam
Setelah mengatur semua hal di atas dan semua telah siap, kita bisa mulai memesan ayam dari tempat pembibitan yang terpercaya di sekitar kita. Persiapkan tempat mengeram ayam sebelum ayam yang kita pesan datang. Sebagai pemula, kita bisa memilih ayam yang sudah siap menghasilkan produksi, misalnya siap bertelur.

Step 8        Pakan ayam
Jangan lupa, jika kita memulai ide bisnis rumahan dengan beternak ayam, kita wajib memberi makan ayam secara teratur. Setelah membangun kandang ayam, menyiapkan perlengkapan dan ayam, maka kita harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk membeli pakan ayam. 

Sekitar 70% dari seluruh biaya ternak ayam adalah untuk membeli pakan ayam. Kita bisa memesan bahan-bahan pakan ayam dan menyiapkan makanan ayam sendiri. Ada cukup banyak pakan ayam yang bisa kita beli dari harga murah, sedang hingga mahal. 

Step 9        Kesehatan ayam
Kita juga harus mempersiapkan beberapa hal menyangkut kesehatan ayam. Menjalankan bisnis rumahan ternak ayam sering mengalami masalah jika kita tidak menjaga kebersihan kandang ayam. Selain itu, kita juga harus rajin memberi vaksinasi ayam agar terhindar dari berbagai penyakit. 

Step 10      Marketing
Strategi marketing yang baik berpengaruh besar terhadap keuntungan bisnis kita. Demikian juga dengan usaha rumahan ternak ayam. Jika kita bisa menjual telur atau daging ayam di pasar dengan mudah, hal ini bisa meningkatkan bisnis kita. Agar bisnis kita lebih lancar, sebelum memulai ternak, kita bisa menetapkan promosi apa yang akan kita gunakan.

Dengan beberapa cara di atas, kita bisa lebih mudah memulai bisnis ternak ayam. Memelihara ayam dan mengambil daging atau telurnya adalah salah satu bisnis rumahan yang sangat mudah dijalankan. Selain itu bisnis ini semakin haris semakin menjanjikan.